Rabu, 01 Juni 2011

TROMBOPOESIS


Keping darah, lempeng darah, trombosit (en:platelet, thrombocyte) (el:θρόμβος - "klot" dan κύτος - "sel") adalah sel anuclear nulliploid (tidak mempunyai nukleus pada DNA-nya) dengan bentuk tak beraturan dengan ukuran diameter 2-3 µm yang merupakan fragmentasi dari megakariosit. Keping darah tersirkulasi dalam darah dan terlibat dalam mekanisme hemostasis tingkat sel dalam proses pembekuan darah dengan membentuk darah beku. Rasio plasma keping darah normal berkisar antara 200.000-300.000 keping/mm³, nilai dibawah rentang tersebut dapat menyebabkan pendarahan, sedangkan nilai di atas rentang yang sama dapat meningkatkan risiko trombosis. Trombosit memiliki bentuk yang tidak teratur, tidak berwarna, tidak berinti, berukuran lebih kecil dari eritrosit dan leukosit, dan mudah pecah bila tersentuh benda kasar.

Fungsi Trombosit :
  • hemostatis
  • modulasi respons inflamasi
  • sitotoksik sebagai sel efektor penyembuhan jaringan
Trombopoesis :
Pengaturan produksi Trombosit dilakukan oleh suatu faktor trombopoetik, yaitu sejenis hormon yang analog dengan eritropoetin yang disebut trombopoetin.
Trombopoietin merupakan hormon ligan c-Mpl yang disintesis hati dan organ lain, dan disekresi ke dalam sirkulasi darah menuju sumsum tulang. TPO memiliki berkas genetik THPO pada kromosom 3 lokasi 3q27.
TPO menstimulasi pertumbuhan dan diferensiasi megakariosit dengan lintasan megakariositopoiesis yang menuju pada produksi keping darah.

Maturasi set trombosit :
stem cell - megakaroiblast - promegakariosit - megakariosit - trombosit







Megakarioblast
bentuk sel paling muda, perbanyakan inti, poliplodiasi

Promegakariosit
produk poliploidiasi lanjutan dimulai di megakarioblas

Megakariosit
produk pematangan promegakariosit, elemen yang membentuk trombosit

Trombosit
produk pematangan sitoplasma

0 komentar:

Poskan Komentar